Senin, 28 April 2014

Komet Halley

Komet Halley adalah suatu komet yang terlihat dari bumi setiap 75-76 tahun. Secara resmi diberi nama 1P/Halley, nama umumnya diberikan menurut nama Edmund Halley. Komet ini merupakan komet paling terkenal di antara komet-komet periodik lainnya. Walaupun pada setiap abad banyak komet berperiode panjang yang muncul dengan lebih terang dan dahsyat, Halley adalah satu-satunya komet dengan periode pendek yang tampak dengan mata telanjang, dan karenanya merupakan komet yang tampak dengan mata telanjang yang pasti kembali dalam rentang umur manusia. Kemunculannya sepanjang sejarah memiliki pengaruh yang besar terhadap sejarah manusia, walaupun penampakannya tidak dikenali sebagai obyek yang sama sampai abad ke-17. Komet Halley terakhir muncul di tata surya pada tahun 1986, dan akan muncul kembali pada pertengahan 2061.


I. SEJARAH KOMET HALLEY
komet halleyDALAM setiap abad ada banyak komet ditemukan, hadir dengan cahaya yang lebih terang dan spektakuler. Namun, dari sekian banyak komet yang pernah tercatat dalam sejarah kehidupan umat manusia, hanya komet Halley yang melegenda, paling sering diingat, dan dibicarakan orang. Ya, Halley, komet periode pendek yang melakukan “penampakan” setiap 75 atau 76 tahun sekali. Hanya saja, sebelum abad ke-17, komet tersebut tidak dikenali sebagai objek yang sama saat ia muncul pada periode kemunculan berikutnya. Berkat jasa EdmondHalley-lah kita kemudian mengetahui perilaku kemunculan komet tersebut.

  Edmond Halley, astronom dan matematikawan Inggris, adalah orang pertama yang mempelajari komet tersebut dan kemudian percaya bahwa komet tersebut adalah komet periodik, yang datang tiap beberapa tahun. Ia melakukan pengamatan terhadap komet tersebut pada tahun 1682. Setelah yakin bahwa objek yang diamati memiliki kesamaan dengan dua komet yang diamati Petrus Apianus pada tahun 1531 dan yang diamati Johannes Kepler di Praha pada 1607, Halley kemudian berkesimpulan bahwa tiga komet tersebut adalah objek yang sama dan akan selalu muncul tiap 76 tahun
Bakat luar biasa Halley sudah terlihat sejak ia masih kanak-kanak. Halley lahir tanggal 8 November 1656, dari sebuah keluarga kaya raya di Haggerston, Shoredith, dekat London, Inggris. Ayahnya, yang bernama sama dengannya, Edmond Halley, adalah seorang pengusaha pembuat sabun dan menjual produknya ke seluruh Eropa. Namun, pada saat Halley berusia 10 tahun, ayahnya jatuh bangkrut menyusul terjadinya kebakaran besar yang menghanguskan harta benda milik mereka. Meski demikian, sang ayah tetap berusaha memberi pendidikan terbaik kepada anaknya dengan menyekolahkan Halley ke sekolah pilihan, St. Paul. Saat di sekolah inilah Halley memperlihatkan bakatnya yang luar biasa, memiliki kemampuan sama hebatnya untuk musik klasik dan matematika, mengobservasi perubahan dalam variasi kompas dan mempelajari benda-benda antariksa.
komet halleyPada usianya 17 tahun, Halley masuk ke Queen’s College Oxford (1673). Ketika masuk, Halley seolah sudah mempersiapkan diri sebagai seorang pakar astronomi dengan sejumlah peralatan yang memadai yang dibeli oleh ayahnya. Ia mulai bekerja dengan John Flamsteed pada 1675, seorang astronom Royal Society London, yang membantunya dengan berbagai pengamatan. Dalam kertas kerjanya yang dipublikasikan di the Philosophical Transaction of the Royal Society pada 1675, John Flamsteed memperkenalkan Edmon Halley, seorang anak muda penuh bakat dari Oxford, yang hadir pada berbagai pengamatan dan membantu Flamsteed secara hati-hati dalam banyak kegiatan pengamatan.
Halley membuat pengamatan penting di Oxford, termasuk terjadinya gerhana Mars oleh Bulan pada 21 Agustus 1676 yang dipublikasikan di Philosophical Transactions of the Royal Society. Namun, ia menghentikan pendidikan pada November 1676 dan berlayar ke Pulau St. Helena, wilayah di sebelah selatan ekuator. Kepergiannya ke St. Elena tampaknya terkait dengan pembukaan Royal Observatory di Greenwich pada tahun 1675. Saat itu, Flamsteed mendapat tugas melakukan pemetaan mengenai bintang-bintang di bumi belahan selatan dan Halley diputuskan melengkapi program tersebut dengan tugas yang harusnya dikerjakan John Flamsteed.
Sayangnya, tugas tersebut tidak didukung pendanaan yang memadai. Halley hanya mendapat dukungan dari sang ayah dan dari sedikit orang yang disurati oleh Raja Charles II di East India Company agar mebantu Halley dan koleganya di St. Elena. Orang penting lainnya yang mendukung Halley adalah Brouncker, Presiden the Royal Society dan Jonas Moore yang sangat berpengaruh dalam pendirian the Royal Observatory di Greenwich. Meski menghadapi berbagai kendala selama di St. Elena, namun setelah bekerja selama 18 bulan Halley berhasil menyusun daftar 341 bintang di belahan selatan ekuator dan menemukan gugusan bintang pada rasi Centaurus.
Halley kembali ke Inggris pada 1678 dan memublikasikan daftar bintang di bumi belahan selatan. Meski tidak menamatkan sekolahnya di Oxford, Halley mampu membawa dirinya dalam reputasi sebagai salah satu astronom berpengaruh. Berbagai penghargaan pun dengan cepat datang padanya. Bahkan ia bisa lulus di Universitas Oxford pada 3 Desember 1678 tanpa harus melewati ujian. Ia lulus atas maklumat dan perintah dari Raja Charles II. Ia juga terpilih menjadi anggota Royal Society pada 30 November 1678, pada usia 22 tahun sehingga menjadikannya sebagai anggota termuda. Pada tahun 1720 Halley berhasil menggantikan John Flamsteed sebagai astronom Royal Society, satu posisi ia pegang hingga kematiannya.
Dari sisi pencapaian, ia cukup spektakuler. Bayangkan saja, di usianya yang relatif muda, 26 tahun, ia sudah berani mengambil kesimpulan ada satu komet yang datang secara periodik setiap 76 tahun. Saat itu Halley sudah menjadi anggota Royal Society Kerajaan Inggris, sebuah institusi prestisius di bidang ilmiah yang di dalamnya duduk para jenius dari berbagai bidang keilmuan. Umumnya anggota Royal Society adalah para ilmuwan yang sudah berumur, sehingga keanggotaan Halley di usia yang demikian belia merupakan prestasi tersendiri. Karena prestasinya itulah, Halley kemudian menjadi sangat terkenal dan mencapai kemashuran.
Namun, kemashuran yang dicapai dengan relatif cepat dan mudah itulah yang kemudian justru mendorong Halley masuk dalam sebuah “intrik” dan rivalitas dengan senior dan mentornya, Flamsteed. Flamsteed yang dikenal sebagai astronom Royal Society berkali-kali menyerang Halley.
Demikian pula sebaliknya, Halley yang sebelumnya cenderung menghindar, menyerang balik dengan menyebut Flamsteed sebagai ilmuwan yang melempem, introvert, dan kehilangan rasa social. Karena kedekatannya dengan Sir Issac Newton, Halley juga harus terlibat kontroversi dengan Leibniz, matematikawan Jerman, dalam menentukan siapa sebenarnya penemu kalkulus, Newton atau Leibniz. Halley dikenal sangat dekat dengan Issac Newton.
Sejak tahun 1696 Halley secara hati-hati melakukan studi terhadap orbit komet. Menurut Newton, orbit komet berbentuk parabola, namun Halley percaya orbit eliptikal bisa saja terjadi. Dengan menggunakan teorinya mengenai orbit komet, Halley menghitung bahwa komet yang muncul tahun 1682 (sekarang disebut komet Halley) adalah komet periodic dan objek yang sama sebagai komet yang muncul pada tahun 1531 dan 1607. Lalu, ia juga mengidentifikasi komet ini sebagai komet yang sama muncul pada 1305, 1380, dan 1456. Pada tahun 1705 ia memublikasikan prediksinya dalam Synopsis Astronomia Cometicaebahwa komet tersebut akan kembali muncul setiap 76 tahun, seraya menyebutkan bahwa komet diperkirakan akan muncul kembali pada Desember 1758.
Perhitungan yang dilakukan Halley jelas bukan pekerjaan yang mudah karena ia harus mempertimbangkan terlebih dahulu gangguan orbit oleh planet Jupiter. Meski Halley tidak sempat menyaksikan komet yang sudah ia prediksi kemunculannya karena ia meninggal pada tanggal 25 Januari 1742, namun ia kemudian mencapai ketenaran abadi ketika komet tersebut teramati pada tanggal 25 Desember 1758. Sebuah pencapaian yang melebihi apa yang diharapkan oleh Halley sendiri. Edmond Halley termasuk salah satu astronom yang mashur. Meski jasadnya sudah terbujur kaku di Gereja St. Margaret di Lee, sebelah tenggara Kota London, namanya akan dikenang sepanjang masa. (T. Ali Taufik, S.T./dari berbagai sumber)

II. Komet Halley Tercatat Sejak Yunani Kuno komet halley


Terlihat di Barat

Para peneliti mengatakan bahwa masih terdapat kemungkinan adanya penampakan kuno lainnya dari komet yang dapat ditemukan dari catatan bangsa Tiongkok kuno dan Babylonia.
»»  READMORE...

Minggu, 27 April 2014

Harta Qorun dan Harta Lainnya yang Belum Ditemukan

Selain hartanya Qorun, ada beberapa catatan sejarah yang sekarang menjadi legenda mengenai sejumlah harta yg hilang dan tidak/belum ditemukan sampai sekarang ...




Harta Qorun

Surat Al Ahzab ayat 69. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.


Demikian kutipan dari satu ayat yang menceritakan tentang Kisah Nabi Musa, kisah ini berkaitan dengan terjadinya danau Qorun. Pada Masa itu berjayalah Qorun yang nota bene adalah sepupunya Nabi Musa, ada yang mengatakan Pamannya Musa. Tapi yang yang pasti bahwa qorun bukan orang mesir tetapi salah satu bani israel umat nabi Musa as.

Kenapa Qorun bisa kaya seperti itu ?? Qorun, sebelumnya tidak punya apa - apa kemudian minta dido'akan oleh Musa AS agar menjadikan dirinya kaya, maka dido'akan oleh Nabiyullah Musa AS. Pelan - pelan dia menjadi kaya dan akhirnya lupa, sampai memakan harta Bani Israel, bertambah melimpah ruah kekayaannya. Kunci gudangnya pun sangat berat, harus diangkat oleh beberapa orang yang kuat.


Menurut Tafsir Alusy, karena Qorun walau pun keturunan Bani Israel, tapi dia sangat jahat selalu memakan harta Bani Israel, saking kayanya kunci gudang kekayaan qorun tidak bisa di bawa oleh sekelompok orang. (Al Qoshosh 76).



Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kuncii-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri." (QS 28:76)

Dan Qorun pun termasuk orang yang pelit. Walau pun zamannya Nabi Musa perintah untuk berzakat pun sudah ada namun Qorun tidak melakukannya. Bila keluar dari Istananya Qorun membawa 4000 tentara dan 300 pelayan laki2, sungguh bisa dibayangkan bagaimana kayanya Qorun saat itu. Ketika keluar dengan membawa rombongan, ada sebagian Bani Israel yang beranggapan kemuliaan Allah telah diberikan pada Qorun, tetapi sebagian yang lain menasehatinya, bahwa bukan kekayaan yang menunjukkan kemuliaan seseorang di sisi Allah SWT


  
 
Foto diatas adalah Istana Qorun, sisa - sisa kejayaannya, sebagai tambahan menurut kisah Romawi, daerah fayoum ini didirikan oleh seorang God (dewa) yang bernama SOBEK yang mempunyai mahkota buaya di atas kepalanya. Sehingga dalam kisah romawi, Fayoum dikenal dengan Krokodipolis.


Reruntuhan Kuil di Fayoum yang pernah direstorasi oleh romawi
Kenapa Qorun membangun Istana di Fayoum? Karena Fir'auan masa itu tidak mau tersaingi keindahan Istananya dengan Qorun, maka Qorun memilih Membangun Istananya di sebuah oasis yang bernama Fayoum, terletak sebelah timur danau, yang waktu itu memang sudah ada namun masih kecil,. Qorun juga membangun gudang2 kekayaannya di dekat danau.

Qorun, karena merasa terhalangi oleh Musa, maka Qorun mempunyai niat Jahat kepada Musa AS. Dihadirkannya seorang pelacur untuk memfitnah Musa As dengan imbalan harta, dihadapkan ke kumpulan Bani Israel untuk mengaku bahwa dia telah dihamili oleh Musa, Lalu Musa bersujud dan meminta petunjuk Allah SWT. Maka Atas Izinnya Allah SWT., pelacur itu mengaku bahwa ia diperintah oleh Qorun untuk memfitnah Musa dengan Imbalan Harta. 
Nabi Musa as bangkit dan memberi perintah kepada Bani Israel, “Hai, bani Israel, jika kau beriman kepada Allah, maka segeralah menjauhi Qorun. Dan kau Qorun, segeralah bertobat kepada Allah jika kau ingin terbebas dari siksaan-Nya.” Qorun tertawa mengejek, ia menolak bertobat kepada Allah. Sebagian besar Bani Israel telah menjauh dari Qorun, hanya beberapa orang saja yang enggan menjauh. Nabi Musa as segera memberi perintah kepada bumi. “Hai, bumi, telanlah Qorun!” perintah nabi Musa as kepada bumi. Tiba-tiba bumi membelah dan segera menelan tubuh Qorun dan para pengikutnya sampai batas lutut. “Segeralah mohon ampun, Qorun. Sebelum Allah memberimu siksa.” kata nabi Musa as memperingatkan Qorun. “Tidak, aku tidak akan mohon ampun. Aku pasti bisa melepaskan diri dari sihirmu.” kata Qorun tegas. “Hai, bumi, telanlah Qorun!” perintah nabi Musa as kepada bumi.

Maka seketika itu pula seluruh tubuh Qorun dan para pengikutnya ditelan bumi. Mereka tewas. Khawatir terhadap fitnah, karena sebagian Bani Israel berbisik-bisik bahwa nabi Musa as menghukum Qorun karena berniat hendak memiliki seluruh harta kekayaan Qorun, maka nabi Musa as segera memerintahkan bumi agar menelan seluruh harta Qorun. Dengan demikian beliau telah terbebas dari fitnah yang hendak dilontarkan orang-orang yang ingkar kepada Allah.

Kisah ini diabadikan Al Qur'an dalam surat Al Qoshosh ayat 81. Begitulah balasan orang yang sombong dengan kekayaannya..

 Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). (QS  28:81)
Danau Qorun

Danau di dekat gudang2 kekayaan qorun menjadi tambah lebar dan luas, akibat terbelahnya bumi tadi, maka terkenallah sekarang dengan sebutan Danau Qorun.



        
Danau Qorun sekarang berada pada 45 meter dibawah permukaan laut dan mempunyai panjang sekitar 42 km, dan lebar 9 km dengan kedalaman maksimumnya diatas 8 meter. Pernah dikabarkan ada peneliti yang menyelam ke dalam danau ini, dan melihat ada retakan yang sangat lebar, bekas terjadinya gempa yang sangat hebat.


 

Semoga kita tidak menjadi Qorun – qorun yang baru…ketika diberi harta oleh Allah lakukan hak Kewajiban atas Harta itu sesuai dengan amanat yang Allah SWT berikan.. Amiin


Wallahu 'alam bissawab..



 HARTA PARA FIRAUN


Ketika Howard Carter menemukan makam Tutankhamen di Mesir Lembah Para Raja pada 1922, ia terpesona oleh kemegahan artefak dan harta yg dibawa oleh raja muda itu untuk hidup di akhirat. Melekat pada ruang pemakaman terdapat begitu banyak perhiasan dan artefak lain yang butuh sepuluh tahun untuk meng katalog kan nya.

Namun, ketika ruang pemakaman firaun2 yg lainnya digali, di akhir abad 19, ruang harta mereka hampir kosong. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pencuri makam telah selama berabad-abad telah menjarah makam2 firaun tersebut, tetapi skala pencurian yang diperlukan untuk membersihkan makam raja-raja di luar kemampuan para penjahat itu. Jadi, di mana kekayaan besar dari firaun2 yg dimakamkan di Lembah Para Raja?

Beberapa ahli percaya bahwa harta tersebut digunakan oleh para imam yang melakukan pemakaman kembali di Lembah Para Raja pada periode akhir 20 dan awal 21 dinasti Mesir(425-343 SM). Firaun2 selanjutnya tidak menolak untuk menggunakan kembali kemegahan pemakaman nenek moyang mereka, jadi ini mungkin telah dilakukan dengan undang2 resmi.

salah seorang firaun, Herihor, telah menjadi fokus perhatian khusus. Herihor adalah seorang pejabat pengadilan tinggi selama pemerintahan Ramses XI. Setelah kematiannya Ramses ', Herihor merebut takhta, membagi kerajaan dengan menantunya, Piankh. Herihor menempatkan dirinya bertanggung jawab atas semua proses reburial di Lembah para Raja, yang memberinya banyak kesempatan untuk mencuri dalam skala besar.

Makamnya tidak pernah ditemukan. Jika nanti makamnya ditemukan, banyak ahli percaya bahwa harta yang hilang dari banyak firaun Mesir disimpan disana dan saking banyaknya harta itu, dipercaya bhw kilaunya akan seterang cahaya siang.



 RUANG AMBER



Digambarkan sebagai keajaiban dunia kedelapan oleh orang-orang yang melihatnya,

Ruang Amber adalah harta yang hilang dan yang paling unik dalam sejarah. Ini adalah ruang 11-kaki-persegi yang terdiri dari panel dinding besar dihiasi dengan beberapa ton ambar terlah dirancang, cermin-daun emas bermata besar, dan empat mosaik Florentine yang megah. Diatur dalam tiga tingkatan, ruang amber ini dihuni oleh permata2 berharga, dan disimpan dalam kaca sebagai salah satu koleksi paling berharga dari karya seni Prusia dan Rusia yg pernah dibuat.

Dibuat oleh Prusia, Raja Friedrich dan diberikan kepada tsar Rusia Peter Agung pada 1716, terletak di Catherine Palace, dekat St Petersburg. Hari ini, Ruang Amber berharga lebih dari $ 142 juta.

Ketika Adolf Hitler menyerang Rusia, penjaga Ruang Amber panik. Mereka mencoba memindahkannya, tapi ambar mulai runtuh, sehingga mereka berusaha menutupinya dengan wallpaper. Mereka tidak berhasil dan saat Nazi menyerbu Leningrad (sebelumnya disebut St Petersburg) pada bulan Oktober 1941, mereka memindahkannya ke puri/kastil Königsberg selama beberapa tahun sampai perang berakhir. Namun, ketika Königsberg direbut kembali April 1945, harta termashur itu tidak bisa ditemukan. Ruang Amber tidak pernah terlihat lagi. Apakah Soviet tanpa sadar menghancurkan harta mereka sendiri dengan bom? Apakah itu tersembunyi di sebuah bunker bawah tanah sekarang hilang di luar kota? Atau hancur ketika puri Königsberg terbakar tak lama setelah kota itu menyerah?

Kita mungkin tidak akan pernah tahu pasti. Tapi untungnya untuk pecinta kemewahan, Ruang Amber telah susah payah diciptakan kembali dan dipajang diIstana Catherine.






HARTA RAMPASAN BLACKBEARD


Bajak laut Blackbeard terkenal itu hanya menghabiskan sekitar dua tahun (1716-1718) menjarah laut lepas. Dalam waktu itu, bagaimanapun, dia telah mengumpulkan harta rampasan yg sangat banyak. Sementara Spanyol sibuk mendapatkan semua emas dan perak mereka ambil dari Meksiko dan Amerika Selatan, Blackbeard dan teman-temannya menunggu dengan sabar, lalu menjarah kapal2 spanyol yg sarat dengan emas dan barang2 berharga lainnya, saat mereka berlayar kembali ke Spanyol.

Blackbeard mengembangkan reputasi menakutkan sebagai bajak laut yg kejam dan ganas. "pemerintahan" teror-Nya berpusat di sekitar Hindia Barat dan pantai Atlantik Amerika Utara, dengan markas di Bahama dan North Carolina. akhir Nya pada bulan November 1718, ketika Letnan Inggris,Robert Maynard datang menyerbu para bajak laut dan memenggal kepalanya lalu menggantungnya di ujung kapal layaknya sebuah tropi yg mengerikan.

Tapi apa yang terjadi dengan harta yang sangat banyak yang telah dikumpulkan Blackbeard? Dia mengakui menguburnya tapi tdk pernah mengatakan lokasinya. Namun hal itu tidak membuat berhenti para pemburu harta yang tak terhitung banyaknya untuk berusaha menemukan harta yg dikubur blackbeard.

kapal Blackbeard yang tenggelam, Queen Anne's Revenge, diyakini telah ditemukan dekat Beaufort, North Carolina, pada tahun 1996, tetapi harta itu tidak ada disana. Kemungkinan lokasi penyimpanan harta blackbeard mencakup Kepulauan Karibia, Virginia Chesapeake Bay, dan gua-gua di Kepulauan Cayman.







Harta Lima

Pada tahun 1820, Lima, Peru, berada di tepi pemberontakan. Sebagai tindakan pencegahan, raja muda Lima memutuskan untuk mengangkut kekayaan luar biasa di kota itu ke Meksiko untuk diamankan. Harta itu termasuk batu permata, lilin, dan dua patung seukuran manusia, Maria memegang bayi Yesus, yg terbuat dari emas murni. Secara keseluruhan, harta tersebut diangkut dengan 11 kapal dan nilainya sekitar $ 60 juta.

Kapten William Thompson, komandan kapal Mary Dear, ditugaskan mengangkutnya ke Meksiko. Tapi sayangnya tdk ada yg menyelidiki latar belakang kapten Thompson yg sebenarnya adalah seorang bajak laut. Setelah kapal berlayar, kapten Thompson memotong leher para penjaga harta kerajaan Peru dan melemparkan tubuh mereka ke laut.

Thompson menuju Kepulauan Cocos, di Samudera India, di mana ia dan anak buahnya diduga mengubur harta karun itu. Mereka kemudian memutuskan untuk berpisah dan bersembunyi sampai situasi sudah tenang, pada saat itu mereka akan bertemu lagi untuk membagi-bagi harta yg mereka kubur tsb.

Namun kapal Dear Mary tertangkap, dan semua awaknya diadili karena pembajakan. Semuanya akhirnya dihukum gantung kecuali Thompson dan seorang temannya. Dua orang itu diberi kesempatan untuk menunjukkan tempat mereka menguburkan/menyimpan harta yg mereka rampas tersebut kepada Spanyol. Thompson dan temannya membawa aparat Spanyol menuju kepulauan Cocos dan disana mereka berdua berhasil melarikan diri ke hutan, dan sejak saat itu Thomson dan temannya tdk pernah terlihat lagi.

Sampai saat ini lebih dari 300 ekspedisi telah mencoba - dan gagal - untuk mencari harta Lima. Teori terbaru adalah harta itu yang tidak dikuburkan di Kepulauan Cocos, melainkan di sebuah pulau tak dikenal di lepas pantai Amerika Tengah.








HARTA MONTEZUMA & TENOCHTITLAN

Kedatangan Spanyol ke kerajaan Aztec di Meksiko adalah pada tanggal 1 Juli 1520. Setelah melukai raja Montezuma, Hernando Cortés dan orang-orangnya dikepung oleh prajurit Aztec yg marah di ibu kota Tenochtitlan.

Setelah beberapa hari pertempuran sengit, Cortés memerintahkan orang-orangnya untuk mengemas harta Montezuma yg sangat banyak dalam persiapan untuk melarikan diri pada malam hari, tapi mereka tidak pergi jauh sebelum Aztec mennyerang mereka. Kekacauan ini digambarkan dengan penuhnya Danau Tezcuco (danau yg mengelilingi Tenochtitlan) dengan mayat tentara Spanyol dan harta dicuri dari Montezuma.

Tentara spanyol yg selamat melarikan diri dengan membuang rampasan itu yg terdiri dari emas dan perak yang tak terhitung jumlahnya, bersama dengan sejumlah besar perhiasan permata.

Tepat satu tahun kemudian, Cortés dan tentara spanyol kembali lagi untuk membalas kekalahan mereka, dan merebut kembali harta montezuma yg gagal mereka curi. Ketika penduduk Tenochtitlan mendapat berita bahwa penjajah mendekat, mereka menguburkan sisa-sisa harta karun kota di sekitar Danau Tezcuco untuk mencegahnya jatuh ketangan Spanyol yg gila emas dan harta.

Saat ini, semua harta karun tersembunyi hampir lima abad di bawah luasnya lumpur dan rawa di pinggiran Mexico City, inkarnasi modern Tenochtitlan. Generasi pencari harta karun telah mencari harta yang hilang tersebut tanpa keberhasilan. Seorang mantan presiden Meksiko bahkan memiliki pengeruk danau yg besar, tapi harta itu tetap tidak ditemukan.



Itulah sebagian legenda yang berasal dari sejarah harta-harta yang hilang dan belum diketemukan (atau masih dirahasiakan) sampai saat ini ....



Wallahualam
»»  READMORE...

Wadi Hitan - Lembah Paus

Padang pasir Mesir berisi beberapa situs paleontologi yang terawetkan terbaik di dunia, salah satunya adalah Wadi al-Hitan atau Lembah Paus. Lembah terpencil ini berlokasi di Gurun Barat, sekitar 150 km barat daya Kairo, berisi koleksi berharga dari fosil-fosil dan tulang-tulang dari hewan yang sekarang sudah punah, subordo paus, yang disebut Archaeoceti.



Fosil-fosil ini menjelaskan salah satu misteri terbesar dari evolusi ikan paus: munculnya paus sebagai mamalia laut- berawal dari kehidupan sebelumnya sebagai hewan darat. Wadi Al-Hitan adalah situs yang paling penting di dunia untuk demonstrasi tahap evolusi. Ini menggambarkan dengan jelas bentuk dan kehidupan ikan paus tersebut selama masa transisi mereka. Tidak ada tempat lain di dunia yang menghasilkan jumlah, konsentrasi dan kualitas fosil tersebut, demikian juga aksesibilitas dan pengaturan mereka yang berada dalam lanskap yang menarik dan dilindungi.


Fosil dari Wadi Al-Hitan yang bertanggal kembali ke 50 juta tahun, menunjukkan Archaeoceti termuda, pada tahap terakhir dari evolusi dari hewan darat ke laut. Mereka sudah menampilkan bentuk tubuh streamline khas paus modern, sementara mempertahankan aspek-aspek tertentu dari struktur primitif tengkorak dan gigi, serta kaki belakang. Banyak kerangka ikan paus dalam kondisi baik karena mereka telah terawat dengan baik di formasi batuan. Kerangka semi-lengkap ditemukan di lembah dan dalam beberapa kasus bahkan isi perut juga terawetkan. Fosil hewan purba lainnya seperti hiu, buaya, hiu todak, kura-kura dan pari juga ditemukan di Wadi al-Hitan memungkinkan untuk merekonstruksi lingkungan dan kondisi ekologis waktu itu.

Ada bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa cekungan Wadi Hitan terendam air sekitar 40 sampai 50 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, yang disebut Tethys Sea mencapai jauh ke selatan laut Mediterania sekarang. Tethys Sea diasumsikan telah mundur ke utara dan selama bertahun-tahun sedimen tebal dari batu pasir dan batu kapur yang diendapkan terlihat dalam formasi batuan di Wadi Hitan.

Studi geologi telah dilakukan di daerah itu sejak 1800-an, dan fosil kerangka pertama ditemukan sekitar tahun 1830 tetapi tidak pernah dikumpulkan karena aksesibilitas ke situs yang sulit pada waktu itu. Pada awalnya, fosil kerangka tersebut dikira adalah kerangka reptil laut yang besar. Barulah kemudian pada tahun 1902, fosil tersebut diidentifikasi sebagai paus kuno. Selama 80 tahun berikutnya fosil-fosil yang ditemukan di sini hanya menarik relatif sedikit peneliti, sebagian besar disebabkan oleh sulitnya mencapai daerah tersebut. Pada tahun 1980-an minat pada situs dilanjutkan karena kendaraan four wheel drive sudah banyak tersedia.


Wadi Al-Hitan, sekarang menjadi situs Warisan Dunia Unesco, dikunjungi oleh hanya 1.000 orang setiap tahun.








»»  READMORE...