Tampilkan postingan dengan label mystery of the world. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mystery of the world. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Juli 2015

Tak Ada Yang Berani Masuk: “Sentinel” Pulau Paling Misterius Yang Dihuni Suku Buas!

suku misterius header

Tak Ada Yang Berani Masuk:
Inilah “Sentinel” Pulau Paling Misterius Yang Dihuni Suku Buas!

Pulau-Sentinel-Andaman 01
Satu dari sedikit foto yang memperlihatkan sekilas penduduk pulau Sentinel Utara, kepulauan Andaman, India. Suku asli pulau ini sudah menghuni tempat itu sejak 60.000 tahun lalu dan sejak saat itu mereka menolak modernisasi. (DailyMail).
Begitu berbahayanya suku asli Pulau Sentinel membuat pemerintah terkait mengkriminalkan siapa pun yang mencoba membuat kontak dengan penghuni pulau tersebut, dan menyatakan terlarang atau ilegal jika berada dalam jarak tiga mil dari pulau itu!
Sekilas pulau ini tampak seperti sebuah pulau “surga tropis”. Namun, ternyata pulau ini dianggap sebagai salah satu pulau yang paling sulit dikunjungi manusia.
Terletak di Teluk Benggala, India, dan termasuk gugusan Kepulauan Andaman yang merupakan wilayah India, terdapat sebuah pulau bernama Sentinel.
Ada dua Pulau Sentinel yang bernama Pulau Sentinel Utara dan Pulau Sentinel Selatan. Namun hanya Pulau Sentinel Utara yang dihuni oleh sebuah suku yang masih primitif dan misterius.
Sedangkan Pulau Sentinel Selatan adalah pulau kosong alias tak berpenghuni dan berukuran lebih kecil dari Pulau Sentinel Utara tempat dimana suku terasing yang menakutkan itu berada.
Pulau-Sentinel-Andaman map
Letak Pulau Sentinel Utara.. (wikimapia).
Illegal mendekati pulau dan Suku Sentinel
Pulau Sentinel Utara pun hanya seukuran sebesar pulau Manhattan, New York, namun pulau itu dihuni komunitas penduduk asli yang sudah menempati pulau tersebut selama 60.000 tahun.
Selama itu pula suku Sentinel yang sering juga disebut sebagai Sentinelese menolak modernisasi dan selalu menanggapi kehadiran orang luar dengan kekerasan.
Bahkan, tercatat suku Sentinel sudah dua kali membunuh orang pada 2006, ketika kedua orang itu kedapatan mencari ikan di perairan Pulau Sentinel Utara.
https://i1.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a9/North_Sentinel_Island.jpg
Pulau Sentinel.
Tak hanya itu, penduduk asli pulau tersebut kerap melemparkan batu dan menembakkan panah ke arah helikopter atau pesawat terbang yang terbang rendah untuk melihat-lihat pulau tersebut.
Kondisi inilah yang menyebabkan informasi yang terkait pulau ini sangat minim dan sejumlah foto yang dihasilkan tak lebih dari beberapa foto berkualitas rendah.
Begitu berbahayanya suku asli Pulau Sentinel, Pemerintah India bahkan mengkriminalkan siapa pun yang mencoba membuat kontak dengan penghuni Pulau Sentinel.
Bahkan, pemerintah India menyatakan ilegal jika orang asing atau orang luar pulau jika berada dalam jarak tiga mil dari pulau itu!
Namun, meski ada larangan keras dari Pemerintah India, hal itu tak menghalangi para nelayan atau orang luar yang tetap mencoba masuk ke pulau itu untuk mengetahui dan melihatnya, termasuk para turis lokal dan internasional.
sentinel people tribe 001
Sentinel peoples.
Suku Sentinel bisa terancam punah
Organisasi Survival International, yang melakukan advokasi hak suku-suku terasing, mengklaim para nelayan lokal kerap memasuki kawasan pulau itu, bahkan beberapa dari mereka sempat mendarat di pulau itu sebelum ditahan aparat keamanan.
Direktur Survival International, Stephen, khawatir masa depan suku asli Pulau Sentinel akan terancam.
“Suku-suku Kepulauan Andaman Besar sudah berkurang jumlahnya akibat penyakit yang dibawa kolonial Inggris ke kepulauan itu pada tahun 1800-an,” ujar Corry.
“Suku terakhir yang punah adalah suku Bo, yang anggota terakhirnya meninggal dunia empat tahun lalu,” tambah Corry.
“Satu-satunya cara pemerintah Kepulauan Andaman mencegah terjadinya lagi kepunahan suku adalah memastikan Pulau Sentinel Utara terlindung dari dunia luar,” Corry menegaskan.
Walau belum ada bukti secara sains, namun Suku Sentinel diyakini berasal dari benua Afrika ketika terjadi migrasi manusia pada masa lalu. Dari benua Afrika mereka keluar menuju ke Timur Tengah lalu ke Asia Selatan, ke India, kemudian ke Asia Tenggara.
sentinel people tribe 002
Suku Sentinel, suku paling terasing yang agresif
Suku Sentinel belum mengenal tali pancing di dalam perburuan ikan di laut. Mereka masih memakai tombak dan panah ketika berburu ikan. Untuk mencukur rambutnya, mereka masih menggunakan kulit kerang.
Dalam hal kuliner, mereka berburu hasil ikan laut, hasil hutan berupa buah kelapa dan berburu binatang melata, bahkan beberapa menu makanan tak mengenal cara dimasak menggunakan api.
sentinelese-thumbKehidupan mereka jauh dari dunia masa kini. Melihat mereka seakan melihat masa lalu peradaban, dikala masih menjadi manusia prasejarah.
Bahasa mereka pun sangat aneh dan tak dikenal. Sedangkan cara berpakaian mereka masih hanya menutupi bagian tubuh yang mereka anggap paling vital saja dengan menggunakan dedaunan, akar pohon dan  tempurung kelapa.
Selain suku buas di pulau Sentinel, ada pula beberapa suku primitif lainnya yang berada di Kepulauan Andaman itu, diantaranya adalah suku Onge dan suku Jarawa. Namun kedua suku terasing itu sudah dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan penduduk luar pulau.
Tapi, hal itu berbeda dengan suku Sentinel karena mereka adalah suku yang paling agresif dan anti terhadap siapapun yang berusaha mendekat ke pulau mereka. Namun jika ada yang tetap mencoba mendarat di pantainya, mereka akan bersembunyi.
sentinel people tribe 004
Suku Sentinel.
Suku Sentinel memang sangat agresif dan tak bersahabat, misalnya ketika penduduk luar pulau Sentinel memberikan barang-barang kebutuhan ke pulau itu, mereka tak pernah terlihat. Maka barang-barang pemberian akan diletakkan dipinggir pantai lalu ditinggalkan.
Setelah perahu penduduk luar tersebut menjauh dari pulau Sentinel, barulah mereka mulai terlihat berani keluar dari hutan menuju ke pantai untuk mengambil barang-barang pemberian lengkap dengan membawa peralatan berburu mereka termasuk panah dan tombak.
Karena begitu menakutkan, maka sensus penduduk di pulau paling misterius itu tak dapat dipastikan. Pada sensus penduduk di tahun 1901 hingga tahun 1921 sebanyak diperkirakan sebanyak 117 jiwa, sedangkan pada tahun 1931 sebanyak 70 jiwa.
Namun pada sensus perkiraan terkini, suku asli pulau Sentinel Utara yang menakutkan dan berada di kordinat 11°33′33.9″N 92°14′13.5″E ini diperkirakan telah berjumlah sekitar 50 sampai 400 orang.
Itu artinya bahwa jumlah mereka mulai jauh lebih banyak, atau paling tidak sudah naik sekitar tiga kali lipatnya. Jadi bagaimana, sudah berani untuk kesana? (Dailymail / Mirror / wikipedia / kompas / berbagai sumber).
sentinel people tribe 003
sentinel people tribe 005suku sentinel people tribe banner
VIDEO:
»»  READMORE...

Rabu, 11 Maret 2015

Pengkhianat Paling Terkenal Dalam Sejarah

Pengkhianat adalah seorang pembelot yang tampaknya baik dan ramah di depan anda dan akan menikam anda saat ada dibelakang anda. Ataupun bisa juga mereka memeluk kita dengan tujuan pisau yang menancap akan tertanam lebih dalam dan lebih menyakitkan. Mungkin seperti itulah gambaran seorang pengkhianat di dunia ini. Kali ini yang akan kita bicarakan adalah kisah penghianatan yang terkenal di dunia. 
Guy Fawkes

Guy Fawkes adalah anggota kelompok revolusioner Katolik Roma yang bersekongkol melawan kaum bangsawan Inggris di tahun 1605. Usahanya untuk meledakkan Gedung Parlamen yang di dalamnya terdapat Raja James I beserta keluarganya juga kaum bangsawan Protestan berhasil digagalkan oleh pihak yang berwenang. Dan dia tertangkap. Sahabat anehdidunia.com sebenarnya Fawkes dan koleganya telah menyusun sebuah rencana yang sangat matang, memakai gudang bawah tanah di bawah “The House of Lords” (nama gedung parlemennya) sebagai markas mereka dan menyembunyikan lebih dari ½ ton bahan peledak di sebuah tempat tersembunyi. 
Tujuannya dari semua ini, Fawkes dan rekan-rekannya menginginkan longgarnya pengaruh kerajaan Spanyol atas urusan Inggris. Di bawah penyiksaan pun, dia menolak untuk menyebutkan nama kawan-kawannya sampai dia yakin mereka sudah mengaku. Dia dijatuhi hukuman, digantung, ditenggelamkan, dan tubuhnya dibagi menjadi empat di tahun 1606, tetapi di panggung hukuman dia berhasil mengelabui algojo, lompat dan akhirnya mati karena lehernya patah akibat lompatannya, di ujung kematiannya dia tetap "licin". Cerita dari si Fawkes ini menjadi referensi di film "V for Vendetta". Hari ini pemberontakan Guy Fawkes diperingati orang Inggris setiap tanggal 5 November, nama peringatannya “Bonfire Night”.

Robert Hanssen

Hanssen tumbuh di kehidupan keluarga yang tidak normal, sering dipukul oleh bapaknya. Dia memulai karir sebagai seorang polisi di Chicago, lalu keluar untuk mengejar karir sebagai Agen Spesial FBI pada tahun 1976. Hanssen mempunyai kebiasaan aneh, yaitu merekam aktivitas sex dengan istrinya sendiri dan memperlihatkannya ke tetangga mereka, sangat di luar kebiasaan. Pada tahun 1979, dia dilibatkan dengan kontraintelijen FBI, dan ini membuka jalan bagi seseorang “penjual Negara” di dalam sejarah Amerika. 
Pada tahun 1983, Hanssen beralih kepada kesatuan spionase untuk Uni Soviet dalam FBI. Menggunakan pengetahuannya pada komputer, penyadapan telepon, dan pengawasan elektronik, dia berulangkali menjual info daftar agen ganda FBI dan info spionase lain kepada agen KGB untuk mendapatkan uang. Hanssen dilaporkan ke FBI oleh ipar laki-lakinya sendiri, Mike Hauck. Sekarang ini dia menjalani hukuman penjara seumur hidup, di ADX Florence, Colorado. Kisah nyatanya ada di film yang berjudul “Breach”.

Jane Fonda

Jane Fonda tumbuh secara bergelimpangan di Hollywood. Setelah dengan mudah masuk di dunia film (mungkin karena dia anak bintang jadul Henry Fonda), Jane menjadi aktivis yang sangat kontroversial di mata para veteran Amerika di perang Vietnam (termasuk Jon McCain , Capres Amerika). Pada saat perang tersebut Jane sangat bersimpati pada pihak Vietnam Utara, berpose dengan senapan anti pesawat mereka dan sangat tidak percaya bahwa beberapa tentara Amerika yang dijumpai dan ditanyai di kamp tahanan Vietnam Utara mendapat perlakuan yang kejam dari “teman-temannya” para Vietnam Utara. 
Dia lebih percaya apa yang diomongin tentara Vietkong daripada omongan bangsanya sendiri. Banyak veteran setelah perang usai ingin menuntut Jane atas pengkhianatannya ini, tetap sebagai orang yang berduit dia berhasil luput dari hukuman atas kesalahannya memihak Vietnam Utara pada waktu itu. Sekarang dia mengatakan menyesali perbuatannya, tetapi para veteran masih berat memaafkannya.

Brutus

Kemenakan laki-laki dari Julius Caesar, Marcus Junius Brutus. Brutus bergabung dengan Senat di Roma setelah awal karirnya sangat sukses sebagai seorang rentenir. Pada hari pembunuhan Julius Caesar, ada desas-desus bahwa rencana itu sudah diketahui, dan banyak konspirator waspada karenanya. Sahabat anehdidunia.com istri Brutus bahkan meminta dengan sangat padanya untuk menjauhi Senat pada siang itu. Brutus tidak peduli, dan berbohong bahwa dia ingin menunggu pamannya, beserta sekelompok senator yang kemudian menyerang Caesar dengan tangan kosong mereka. 
Kutipan terkenal, “Et tu, Brutus?” (kamu juga, Brutus?) diucapkan oleh Caesar sewaktu dia melihat pengkhianatan yang dilakukan oleh kemenakan laki-lakinya sendiri. Pembunuh menyerang Julius Caesar begitu buas, dengan adanyaa luka-luka pada tubuh mereka sendiri. Brutus bunuh diri sesudah kalah pada Pertempuran kedua Philippi pada tahun 42 BC.

Wang Jingwei

Dianggap sebagai pengkhianat yang paling luar biasa dalam sejarah China, lahir pada tahun 1833, menginjak usia 21 tahun, dia bersekolah di Jepang, di mana dia bertemu dengan Dr. Sun Yat Sen yang juga merupakan mentornya. Di bawah pengaruh Dr Sun, dia mulai berpartisipasi di dalam rencana melawan pemerintahan termasuk percobaan pembunuhan pejabat Manchu di Beijing yang gagal. Jang di penjara sampai pemberontakan Wuchang pada tahun 1911, sesudah itu, pada 1925 dia menjadi penerus Dr. Sun sebagai Presiden sementara ROC, setelah Dr. Sun wafat (Presiden sementara ROC). 
Wang tidak bisa mempertahankan kekuasaanya, dengan adanya faksi militer Jiang Jieshi (Chiang Kai Sek) yang merebutnya di tahun itu. Ketika Nanjing jatuh ke orang Jepang pada 1937, Wang memulai pengkhianatannya dengan bekerja sama dengan pemerintah Jepang. Dia mendukung rencana Jepang untuk menguasai China. Waktu China di dalam masa-masa gawat dan memerlukan tenaganya, Jingwei malah bergabung dengan orang Jepang yang merupakan pihak penjajah. Wang meninggal sebelum dia bisa menyaksikan kekalahan Jepang oleh angkatan perang Sekutu di PD II.

The Rosenbergs

Menjual rahasia atom kepada orang Rusia selama Perang Dingin. Pasangan Rosenbergs rela melakukan apa saja untuk memajukan kepercayaan Komunis mereka. Julius dan Ethel Rosenberg bergabung dengan Partai Komunis sampai tahun 1943, ketika dengan tiba-tiba mereka kelihatan seperti mundur dari aktivitas politik. Ini juga sama dengan tahun dimana mereka bekerjasama dengan mata-mata super Uni Soviet, Feliksov. Julius Rosenberg terlibat dalam urusan spionase melawan pemerintah Amerika, dia bertindak mencuri informasi rahasia dan menukarnya dengan orang Rusia, dan mencari rekrutan baru untuk mata-mata USSR. Dia ditangkap sewaktu bercukur pada satu pagi tahun 1950. Dia dan istrinya, Ethel, dihukum mati pada 19 Juni, 1953.

Benedict Arnold

Benedict Arnold adalah seorang jenderal Amerika pada masa Revolusi Amerika sampai dia memutuskan untuk bergabung ke Inggris. Lahir di Connecticut pada Januari 1741, dia datang dari latar belakang keluarga susah, dimana keluarganya berjuang agar bisa keluar dari kemiskinan dan kesukaran. Selalu dikenal sebagai anak yang bermasalah, setelah dewasa menonjol di militer. Dari permulaan awal sebagai seorang pahlawan perang dan patriot sejati, Arnold bersekongkol untuk menyerahkan benteng Amerika di West Point, New York kepada Inggris Rencananya gagal dan dia dipukul mundur dan lari ke laut, di Inggris dia juga tidak diterima karena orang-orang Inggris juga mencurigai laki-laki yang mengkhianati negaranya sendiri begitu mudah. Dia meninggal di dalam kemiskinan di Kanada pada 1801.

Aldrich Ames

Ames memasuki Kedutaan Besar Uni Soviet di Washington pada 1985 dan menawarkan diri untuk berbisnis rahasia dengan Amerika untuk satu alasan, yaitu uang. Dia adalah seorang pecandu alkohol dan mempunyai istri kedua yang matre, bernama Rosario yang sering menghabiskan gajinya dari CIA. Untuk memberikan segala kebutuhan dari istrinya ini, dia bersedia melakukan banyak kerugian pada pemerintah AS dengan memberikan nama mata-mata Amerika dan informasi kontraintelijen lainnya. Setidaknya dia membahayakan lebih dari 100 buah operasi dari militer AS. 
Dia mendapatakan 4.6 juta dolar dari usahanya ini dan 10 orang agen Amerika tewas karena ketahuan oleh Sovyet. Dia ditangkap karena ada kecurigaan dari CIA dengan gaji $60.000 setahun bisa menghasilkan sebuah rumah seharga $400.000, mobil jaguar seharga $60.000 dan tagihan telepon istrinya yang $6.000 sebulan. Dia ditangkap dan dijatuhi hukuman seumur hidup, istrinya Rosario dideportasi ke Amerika Selatan.

Vidkun Quisling

Awalnya Quisling tidak diperhitungkan sampai dia membentuk Partai Persatuan Nasional pada tahun 1933. Dia mencintai Hitler dan merupakan seorang yang percaya teguh pada doktrin Fasisme. Quisling, seorang jenderal militer, bertemu dengan Hitler dan meyakinkan dia mempunyai seluruh informasi tentang strategi militer Norwegia. Ketika Jerman menginvansi, Quisling diangkat menjadi perdana menteri “boneka”, sewaktu pejabat pemerintah yang asli dipecat, bubar dan lari. 
Warganegara Norwegia sangat jijik dengan pengangkatannya, dan memberontak agar dia mengundurkan diri. Namun, Hitler mensupportnya pada jabatannya itu. Kegagalan sebagai seorang politikus, Quisling sering membuat kesalahan sendiri, bahkan di mata pihak Nazi. Setelah penyerahan Jerman di Norwegia, Quisling diadili dan juga atas kematian sebanyak 1000 orang Yahudi selama perang. Dia dihukum mati pada tahun 1945.

Judas Iscariot

Judas mengkhianati Yesus untuk bekerjasama dengan pihak yang berwewenang Roma. Anggota 12 murid ini mengkhianati temannya untuk sejumlah uang tiga puluh keping perak. Judas mengatur tanda istimewa untuk memberitahukan identitas Yesus kepada yang berwewenang
Semoga dengan adanya artikel ini, sahabat anehdidunia.com lebih bisa melihat yang mana musuh dan yang mana sahabat. Semoga menambah wawasan dan berguna.
»»  READMORE...

Perjanjian "Green Hilton Memorial Agreement" Ternyata Dokumen Palsu




Baru-baru ini sebuah dokumen bernama "Green Hilton Memorial Agreement" sempat membuat heboh dunia maya. Dokumen misterius ini digadang-gadangkan sebagai hutang Amerika Serikat terhadap 57.000 ton emas milik Indonesia.

Bahkan disebutkan pula, bahwa dokumen inilah yang menyebabkan CIA ikut menggulingkan Presiden Soekarno. Namun, alangkah baiknya jika hal ini tidak dilihat terlalu jauh, karena ada sebuah alasan kuat untuk mengatakan dokumen ini sesungguhnya ialah FAKE alias PALSU.

Bagi yang sudah merasa yakin dan terbawa oleh perasaan yang menggelora soal dokumen ini, tentu akan sangat kecewa berat dengan alasan tersebut. Namun sekali lagi, alangkah baiknya jika analisa berikut ini dijadikan sebagai bahan komparasi tentang kebenaran dari "Green Hilton Memorial Agreement" yang terlihat sangat fantastis dan fenomenal tersebut.

Di Indonesia, dokumen ini mungkin baru heboh pada tahun 2013 ini. Namun, berbeda dengan di Amerika, berita ini sudah beredar sejak tahun 2008 lewat situs bibliotecapleyades.net. Ketika sampai ke Indonesia, beritanya dibuat semakin menjadi lebih bombastis. Misalnya, pada kalimat pembuka dalam sebuah situs berita yang memuatnya seperti ini (dikutip dengan apa adanya):

"Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia."

WoW! Amazing!






Mengenai isi perjanjian itu sendiri, rasanya tak perlu di posting lagi seluruhnya. Jika Anda ingin mengetahui secara lengkapnya, silahkan membaca beritanya di situs yang telah disebutkan diatas.

Bagi mereka yang kurang memahami persoalan ekonomi, mungkin akan sedikit kebingungan membacanya. Yang bisa ditangkap dari berita ini kira-kira, ialah emas sebesar itu dipinjamkan oleh Soekarno kepada Amerika, untuk digunakan sebagai cadangan supaya pihak Amerika bisa mencetak uang dolar.

Singkatnya seperti ini :

1. Soekarno memegang kuasa atas emas-emas (yang disebut sebesar 57.000 ton) tersebut.

2. Lalu Soekarno memindahkan emas itu ke Amerika.

3. Sebagai gantinya, pihak Amerika akan memberikan bunga senilai 2,5 persen dari harga emas tersebut.

4. Karena Soekarno tumbang, pembayaran bunga tersebut hingga kini belum pernah dicairkan dan emas tersebut raib dari pantauan radar.

Mungkin beberapa dari Anda akan bertanya-tanya, mengapa emas sebanyak itu digunakan untuk mendukung pencetakan uang dolar Amerika? Penjelasannya mungkin kurang lebih seperti ini :

Pada tahun 1963, sistem keuangan Amerika masih menggunakan "Gold Standard". Artinya, untuk setiap dolar yang dicetak, maka harus ada emas yang dicadangkan. Dengan kata lain, jika memiliki tambahan cadangan emas sebanyak 57.000 ton, maka Amerika saat itu bisa mencetak uang dolar sebesar nilai emas tersebut.

Amerika Serikat sendiri baru menghentikan sistem Gold Standard pada tahun 1971. Dan pada tahun 2013 ini, sudah tidak ada negara yang menggunakan sistem semacam itu. Jadi, Anda sekarang tahu alasannya kenapa.

Mungkin di antara Anda ada yang penasaran, berapa nilai sebenarnya emas sebanyak 57.000 ton itu. Untuk sekedar informasi saja, jujur nilainya jelas sangat besar sekali. Berikut sedikit perhitungan mengenai nilainya yang bisa Anda lihat pada gambar ilustrasi berikut ini :




Jadi, Emas sebesar 57.000 ton itu sama dengan 61.685 Trilyun Rupiah. Sebuah jumlah yang sangat besar tentunya. Mungkin sukar untuk membayangkannya. Sebagai perbandingan saja, pada September 2013, jumlah hutang luar negeri Indonesia adalah sekitar 2.983 Trilyun.

Jadi benar seperti isu yang berkembang selama ini, bahwa "Harta Karun Revolusi Soekarno" akan mampu melunasi seluruh hutang Indonesia, bahkan masih memiliki kelebihan untuk memakmurkan seluruh kesejahteraan rakyat Indonesia. Itu pun kalau emas tersebut memang benar-benar ada.

Oklah, cukupkan dulu dengan hitung-hitungan ekonomi. Seperti yang sudah disebutkan pada paragraf pembuka, ada alasan kuat untuk menyebutkan dokumen itu sebagai hoax, sehingga rasanya tidak perlu berbicara lebih lanjut soal harta sebanyak itu.

Jika mau menelusurinya lebih jauh lagi, yakinlah Anda akan menemukan lebih banyak bukti akan kepalsuan dari dokumen fenomenal ini. Namun, berhentilah ketika Anda telah mendapatkan beberapa bukti yang sangat jelas kefatalannya. Berikut ini ialah bukti-bukti yang dimaksud :


Stempel Kepresidenan Amerika Serikat

Salah satu poin mencurigakan dari dokumen ini adalah stempel kepresidenan Amerika Serikat.




Perhatikan baik-baik, stempel kepresidenan Amerika ada di sebelah kiri. Pada stempel tersebut tertulis United States of America (Bagian atas) dan The President (Bagian bawah). Masalahnya ialah desain semacam ini tidak pernah digunakan sama sekali.

Memang desain stempel presiden Amerika Serikat telah beberapa kali mengalami perubahan. Tapi sayangnya, tidak pernah ada stempel resmi yang menyerupai stempel pada dokumen Green Hilton Memorial Agreement ini.

Berikut adalah stempel kepresidenan Amerika Serikat.




Pada stempel yang asli, di belakang burung Rajawali terdapat 13 gumpalan awan yang tidak terlihat pada stempel dokumen Green Hilton memorial Agreement.

Desain stempel semacam ini mulai berlaku sejak executive order 10860 tahun 1960. Pada tahun 1963, seharusnya Kennedy juga menggunakan stempel yang sama kala itu.


Lantas, bagaimana dengan stempel kepresidenan Republik Indonesia?

Stempel Presiden Soekarno pada dokumen tersebut mirip dengan stempel kepresidenan yang di desain pada tahun 1950. Jadi rasanya tidak ada masalah dalam hal ini.




Memang, ada kemungkinan yang salah dalam hal ini. Bisa saja stempel yang digunakan pada perjanjian internasional, berbeda dengan versi resmi (Stempel presiden Amerika memiliki beberapa versi tergantung tujuan penggunaannya). Namun, kemungkinannya itu akan sangat kecil sekali.

Penggunaaan kata "United States of America" sendiri tidak pernah ada di dalam stempel versi manapun. Yang ada hanya "United States".

Jadi, bukti pertama dalam hal ini merupakan masalah stempel kepresidenan Amerika yang tidak sesuai.

Sekali lagi, mungkin hal ini salah, mungkin juga tidak. Karena itu awal untuk menguatkan dugaan mengenai palsunya dokumen ini, harus diberikan bukti tambahan lain tentunya.


Bekas Cropping Pada Dokumen

Jika Anda lihat secara cermat salah satu screenshot dokumen yang ada, maka akan bisa Anda lihat logo burung Garuda diatas dokumen sepertinya merupakan hasil dari sebuah editan cropping.




Perhatikan benar-benar bekas seperti kotak pada burung logo Garuda tersebut. Apakah itu bekas cropping? Jika iya, maka sepertinya logo itu telah ditempel lewat editan photoshop.

Selain itu, logo burung Garuda tersebut berbeda dengan stempel resmi kepresidenan RI. Tidak pernah ditemukan ada logo resmi negara RI dengan sayap Garuda yang melewati garis lingkaran seperti itu.

Sangat jelas, desain semacam ini sangat mirip sekali dengan pajangan burung Garuda yang ada di kedutaan besar Republik Indonesia yang berada di Washington.




Tapi, itu sebuah pajangan, tentu saja akan berbeda dengan stempel resmi untuk sebuah dokumen. Apakah mungkin sang pemalsu dokumen telah meniru desain pajangan ini, karena mengira stempel versi resmi kepresidenan RI sama seperti itu?

Untuk yang satu ini pun, meski indikasinya sudah sangat mencurigakan, belum bisa dikatakan pasti benar. Bisa jadi kertas dokumen tersebut memang memiliki bentuk "kotak" seperti cropping. Dan bisa jadi juga ini kesalahan analisa dalam hal penggunaan logo resmi kepresidenan pada perjanjian internasional.

Maka dari itu, mari lihat bukti-bukti lainnya.


Tanda Tangan Soekarno

Dari dokumen Green Hilton Memorial tersebut, ada indikasi bahwa tanda tangan Presiden Soekarno berbeda dengan tanda tangan aslinya. Mari bandingkan tanda tangan Soekarno pada dokumen tersebut, dengan tanda tangan aslinya.

Di bawah ini merupakan tanda tangan Soekarno yang asli yang diambil dari potongan Keppres No.129 tahun 1961 tentang penyederhanaan partai politik.




Sedangkan berikut ini ialah tanda tangan Soekarno pada dokumen Green Hilton.




Sedikit berbicara mengenai tanda tangan. Oleh karena tanda tangan merupakan hasil dari tulisan tangan, maka hampir dapat dipastikan bahwa tidak akan ada tanda tangan yang akan sama persis dari setiap orang, bahkan walaupun yang menandatanganinya adalah orang yang sama.

Terkadang, mood yang berbeda bisa menghasilkan tanda tangan yang berbeda pula.


Tapi, ada satu yang selalu sama

Yang dimaksud disini adalah cara dia menarik garisnya (stroke).

Tanda tangan sendiri merupakan produk dari kebiasaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Ketika seseorang membubuhinya diatas sebuah dokumen, ia tidak akan berpikir. Dia hanya menggoreskan penanya. Semuanya serba otomatis, sama seperti ketika Anda mengikat tali sepatu. Oleh karenanya, cara dia menarik garis pasti akan sama pada setiap tanda tangan.

Jadi, jika Anda ingin memeriksa keaslian dari sebuah tanda tangan seseorang, cukup dengan memeriksa tarikan garisnya. Jika berbeda, maka bisa dipastikan tanda tangan tersebut telah dipalsukan, walaupun sepintas akan terlihat sangat mirip dan sama persis.

Dalam kasus dokumen Green Hilton Memorial Agreement ini, jelas arah tarikan garis kedua tanda tangan Soekarno berbeda.

Perhatikan ilustrasi alur tarikan garis untuk tanda tangan asli dan tanda tangan pada dokumen Green Hilton. Anda akan bisa melihat keduanya sangat jauh berbeda. Hal ini tampak jelas pada huruf "S", "K" dan "R".




Ini adalah alur tarikan garis pada tanda tangan yang asli.




Dan ini adalah alur tarikan garis pada dokumen Green Hilton Memorial

Pasti Anda bisa melihat dengan jelas perbedaannya.

Selain perbedaan pada tiga huruf tersebut, salah satu kesalahan yang paling fatal ialah kurangnya tanda titik dan garis pada tanda tangan Green Hilton Memorial. Anda bisa memeriksa semua tanda tangan Soekarno. Titik dan garis pada ujung tanda tangan tersebut pasti selalu ada.

Pada dokumen yang satu lagi, titik dan garis ini muncul. Tapi, tarikan garis pada huruf "S" berbeda dengan yang satunya lagi.




Tidak perlu heran dengan hal ini. Mereka yang meniru tanda tangan, pasti hanya akan memiripkan tanda tangan, tanpa peduli dengan alur tarikannya.

Selain masalah tarikan, ada satu lagi yang menarik. Jika Anda teliti secara seksama, pasti Anda sudah bisa menemukan perbedaan lainnya dari tanda tangan yang asli dan tidak.

Perhatikan kembali gambar tanda tangan asli dan tanda tangan yang terdapat pada Green Hilton Memorial. Bisakah Anda melihat perbedaannya?

Perbedaannya ialah pada nama penandatangan. Pada tanda tangan asli ditulis "Sukarno". Pada tanda tangan palsu ditulis "Soekarno". Sebuah kesalahan yang meski itu kecil, namun terlupakan oleh sang pemalsu.

Sedikit soal ejaan ini, ada kisahnya.

Dalam buku Bung Karno "Penyambung Lidah Rakyat" karya Cindy Adams, yang terbit tahun 1965, disebutkan bahwa Presiden Soekarno sendirilah yang meminta namanya ditulis dengan "Sukarno" dan bukan "Soekarno".

Ini dikarenakan pada tahun 1947, Indonesia sudah resmi menggunakan Ejaan Soewandi yang salah satu cirinya adalah mengganti "OE" dengan "U". Jadi Soekarno ingin konsisten dengan perubahan tersebut.

Sang pemalsu tanda tangan mungkin melihat tanda tangannya dan membaca "Soekarno", sehingga ia ikut memberikan nama itu pada dokumen tersebut.

Masih Anda rasa kurang kuatkah bukti ini?

Baiklah, jika demikian penasarannya Anda, bukti yang terakhir ini barangkali mampu untuk memperkuat kepalsuan dokumen ini.


Keberadaan Presiden Soekarno dan Kennedy

Sebuah dokumen resmi negara tidak boleh salah dalam pemberian tanggal. Dalam surat kelurahan, mungkin hal itu masih bisa terjadi. Tapi jelas tidak untuk perjanjian sekaliber Green Hilton Memorial ini tentunya.

Pada kasus Green Hilton Memorial, disebutkan bahwa dokumen tersebut ditandatangani pada tanggal 14 November 1963 di Jenewa, Swiss.

Mari bersama memeriksa keabsahannya dengan cara melacak keberadaan para sang penandatangan kala itu, yaitu dalam hal ini Presiden Soekarno dan Kennedy.

Dimanakah Presiden Soekarno pada tanggal tersebut?

Memang susah melacak keberadaan Soekarno. Soalnya, dokumentasi yang dimiliki tidak cukup memadai. Namun, tak perlu khawatir, masih ada indikasi kuat bahwa Soekarno saat itu tidak sedang berada di Swiss.

Jadi begini, pada tahun 1960-an merupakan tahun yang cukup rumit bagi Indonesia. Tahun 1962, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games ke-4. Karena Indonesia menjalin hubungan baik dengan China dan Palestina, maka Indonesia menolak keikutsertaan Taiwan dan Israel. Inilah yang menyebabkan komite Olimpiade Internasional memberi sanksi kepada Indonesia.

Soekarno menjadi berang bukan main. Sangkin marahnya, lalu dia memutuskan untuk menciptakan event tandingan semacam Olimpiade yang disebut dengan "Ganefo" (Games of the New Emerging Forces).

Sambil membawa semangat yang juga dibawa oleh gerakan non blok, Soekarno menekankan kekuatan Ganefo sebagai simbol pemberontakan terhadap kekuatan adidaya.

Nah, Ganefo pertama ini diadakan pada tanggal 10-22 November 1963. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Soekarno. Jadi, pada tanggal 10 November, Soekarno masih berada di Jakarta. Dalam hal ini, tidak ada catatan yang menunjukkan mengenai keberadaannya pada tanggal 14 November.

Tapi pertanyaannya adalah : "Apakah dalam masa penyelenggaraan event yang dianggapnya sebagai simbol kekuatan negara-negara berkembang itu Soekarno akan rela pergi ke Swiss?"

Rasanya tidak.

Jadi, dugaannya bahwa Soekarno sedang tidak berada di Swiss pada tanggal itu, meski tidak bisa ditemukan jejak catatan perjalanannya ke Swiss pada tanggal tersebut.

Mungkin Anda masih belum puas juga dengan jawaban ini. Tunggu dulu. Masih ada sosok Kennedy pada kisah ini.

Sebenarnya pemalsu dokumen ini jelas sangat kurang teliti. Seharusnya mereka tahu, kalau gerak-gerik presiden Amerika dicatat dengan sangat teliti dan didokumentasikan dengan baik sekali.

Bahkan, 50 tahun setelah itu, masih bisa terlacak jejaknya. Dalam kasus ini, mereka jelas telah memilih tanggal yang salah. Dan ini benar-benar fatal, tak termaafkan.

Lalu, dimanakah Presiden Kennedy pada tanggal tersebut?

Pada tanggal 14 November 1963, Kennedy ternyata sedang berada di Washington, Amerika Serikat, dan tidak sedang berada di Swiss. Saat itu dia memberikan konferensi pers dan menjawab pertanyaan berbagai wartawan.

Bisa dilihat pada situs JFK Library atau Anda juga bisa melihat rekamannya pada link berikut ini di youtube.




Keberadaan Presiden Soekarno dan Kennedy

Masih belum puas juga rupanya.

Baiklah, lanjutkan sedikit lagi dengan bukti lainnya.

Pada tanggal 15 November 1963, Kennedy juga tidak ada di Swiss, karena dia menghadiri konferensi AFL CIO di New York. AFL CIO adalah salah satu organisasi serikat buruh di Amerika.

Tapi tunggu dulu. Mungkin di antara Anda ada yang tidak puas lalu bertanya," Lantas apa yang dilakukan Kennedy sebelum dia konferensi pers pada tanggal 14 November itu?"

Pertanyaan yang bagus. Pada tanggal 13 November, Kennedy masih ada di Washington, menghadari acara dengan Resimen Black Watch of the Royal Highlanders. Anda bisa melihat disini rekaman youtube-nya.




Bagaimana? Bukankah ini membuktikan, bahwa pada tanggal 13,14 dan 15 November 1963 Kennedy tidak berada di Swiss? Jadi bagaimana caranya ia menandatangani dokumen Green Hilton Memorial tersebut?

Jadi, dapat disimpulkan, bahwa indikasi stempel kepresidenan Amerika yang palsu, kemungkinan cropping pada dokumen, tanda tangan Soekarno yang juga dipalsukan dan Presiden Kennedy yang jelas tidak berada di Swiss pada tanggal ditandatanganinya dokumen Green Hilton Memorial Agreement tersebut merupakan kepalsuan yang nyata tentang dokumen ini.

Apakah bukti-bukti ini masih kurang kuat juga? Mungkin Anda masih kekeh dengan keyakinan Anda dan berpegang teguh sambil berkhayal, bahwa dokumen "Green Hilton Memorial Agreement" yang legendaris ini memang benar-benar ada? Itu semua kembali kepada Anda.

»»  READMORE...

Kamis, 18 Desember 2014

7 Perkara Yang Tidak Disukai Manusia Ketika Imam Mahdi Datang

coming of mahdi
BANYAK orang memiliki persepsi yang keliru tentang kemunculan Imam Mahdi dan zaman yang akan dilewati olehnya. Mereka menduga bahwa ketika Imam Mahdi datang, maka dalam sekejab dunia akan berubah menjadi aman, adil, makmur dan penuh kesejahteraan. Mereka menyangka bahwa dengan kemunculan Imam Mahdi maka, dalam waktu singkat musuh akan ditumbangkan, kedzaliman akan dihilangkan dan ketidakadilan akan lenyap tanpa sisa.

Meski pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah, namun implikasi dari keyakinan di atas akan membuat banyak orang banyak mengidam-idamkan kedatangan Al-Mahdi tanpa berfikir sama sekali resiko dari harapannya. Sebab, kemunculan dan masa-masa awal pemerintahan Al-Mahdi justru akan dipenuhi dengan beragam fitnah dan huru-hara yang membuat banyak manusia lari menjauhi dan memusuhi Al-Mahdi.

Beratnya kebanyakan umat Islam untuk meninggalkan ideologi demokrasi, nasionalisme, kepartaian dan fanatisme golongan inilah yang membuat kebanyakan mereka berat untuk menerima Al-Mahdi. Sebab, kedatangan Al-Mahdi dan kelompoknya akan membersihkan semua berhala itu dan menggantinya dengan panji-panji tauhid. Sikap tegas tanpa kompromi dalam menerapkan syari’at Islam inilah yang mengundang seluruh kekuatan kufur dunia bersatu-padu untuk menghadang Imam Mahdi dan kelompoknya.

Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa masa-masa pra, era dan pasca pembai’atan Al-Mahdi akan dipenuhi dengan perkara-perkara yang amat tidak disukai oleh manusia. Setidaknya, inilah berbagai kondisi yang akan mengelilingi masa-masa Al-Mahdi. Inilah perkara-perkara tersebut:

(1) Pembantaian Dan Pembunuhan Massal Terhadap Umat Islam

Pembantaian-Warga-Muslim-di-Myanmar
Pembantaian Warga Muslim di Myanmar
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda,  “Nyaris tiba saatnya banyak umat yang memperebutkan kalian, seperti orang-orang makan yang memperebutkan hidangannya.” Maka, ada seseorang bertanya : “Apakah karena sedikitnya kami pada hari itu?Beliau menjawab :Justru jumlah kalian banyak pada hari itu, tetapi ibarat buih di atas air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian dari dada musuh kalian dan menimpakan kepada kalian penyakit wahn.” Seseorang bertanya: “Apakah wahn itu, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Cinta dunia dan takut mati,” [HR. Ahmad : 21891 dan Abu Daud : 4297]

Inilah zaman yang dikatakan oleh Rasulullah saw. sebagai puncak kedzaliman dan kecurangan.  Para penegak hukum Allah dituding sebagai teroris yang menjadi biang keladi kerusakan dunia, ideologi mereka dituduh sebagai ideologi Iblis dan nabi mereka difitnah dengan keji.

Kaum muslimin dikepung dari seluruh dunia, mereka yang istiqamah menjalankan syari’at bagai memegang bara; sangat panas dan hampir-hampir tak mampu untuk menggenggamnya. Dunia terasa sempit bagi setiap mukmin, tidak ada tempat berlari atau wilayah aman untuk tegaknya hukum hukum Allah.Al-Mahdi yang dijanjikan akan muncul di saat fitnah benar-benar tidak ada jalan keluar, saat kaum muslimin telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga mereka untuk menegakkan seruan-Nya, namun kebengisan musuh dan makar mereka semakin menggila.

Di saat manusia dilanda perselisihan dan pertikaian, Al Mahdi akan datang untuk memerangi kedzaliman, menaklukkan seluruh dunia, hingga benar benar hanya Allah yang disembah. “Demi Allah, andaikan umur dunia tinggal satu hari, niscaya Allah akan panjangkan hingga Ia membangkitkan seorang lelaki dari keluargaku. Namanya sama dengan namaku, nama bapaknya juga sama dengan nama bapakku dan ia menebarkan kedamaian di bumi.” [HR. Tirmidzi]


(2) Kehancuran Ideologi Demokrasi Sekuler Liberal

trojan-democracy-horse
Sebagaimana penjelasan yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, bahwa kemunculan khilafah rasyidah akan terjadi setelah lewatnya periode mulkan jabbar (raja-raja diktator). Isyarat dalam nubuwat tersebut adalah bahwa ideologi yang muncul menggantikan ideologi diktator justru semakin mendekatkan kita dengan masa kemunculan Al-Mahdi.

Dalam hal ini, fenomena tumbangnya rezim diktator di beberapa negara (khususnya negara-negara berpenduduk muslim) merupakan indikasi kuat bahwa Allah benar-benar akan mengangkat periode itu dari umat Islam. Maka, keberadaan ideologi demokrasi yang menggeser rezim diktator (mulkan jabbar) hanyalah fase antara, sebuah jeda yang mengawali kemunculan fase terakhir, yaitu khilafah rasyidah menurut manhaj nubuwah dimana Al-Mahdi sebagai khalifahnya.

Sebenarnya keberadaan ideologi sekuler yang melahirkan demokrasi liberal telah memunculkan kediktatoran gaya baru yang berlindung di balik baju demokrasi. Para diktator itu juga banyak berlindung di balik HAM. Hal ini bisa kisa saksikan ketika sebuah masyarakat (negara) dengan suara mayoritas menghendaki tegaknya hukum Islam, maka para diktator (barat) itu dengan berbagai dalih berupaya untuk menggagalkan yang mereka inginkan.

Sebaliknya, jika dengan demokrasi dan produk turunannya (pemilu) mereka mendapatkan kemenangan (atau sesuai dengan apa yang mereka inginkan), maka dengan mati-matian pula mereka akan membelanya. Keadaan ini boleh jadi akan terus berlangsung hingga akhirnya masyarakat dunia mengetahui bahwa apa yang selama ini berlangsung bukanlah hakikat dari demokrasi yang banyak mereka pahami, melainkan demokrasi liberal yang diinginkan oleh barat.

Demokrasi ini adalah sebuah ideologi yang diproduksi untuk membela dan melindungi kepentingan Barat, bukan untuk kepentingan manusia seluruh dunia. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka dengan sendirinya kepercayaan masyarakat dunia hilang hingga akhirnya demokrasi akan ditinggalkan. Dan nampaknya inilah fenomena yang banyak kita saksikan terjadi pada negara-negara yang tengah mempraktikkan demokrasi liberal.

Jika periode zaman diktator telah berakhir dengan kemunculan demokrasi sekuler liberal, lalu ideologi ini juga dengan sendirinya runtuh dengan berbagai sebab yang telah kita bicarakan di atas, maka konsekwensi yang akan muncul adalah kembalinya khilafah rasyidah adalah sebuah kepastian, tidak mungkin tidak. Karena Imam Mahdi adalah seorang pemimpin muslim yang akan mempraktikkan hukum Islam secara total dalam kepemimpinannya, maka dengan sendirinya ideologi sekuler dan praktik demokrasi akan dibersihkan dari wilayah kekuasaannya, dan itu akan terjadi pada seluruh dunia. Dengan demikian Imam Mahdi pasti akan menghancurkan sistem ini, juga sistem-sistem kufur lainnya.


(3) Kehancuran Ekonomi Kapitalis Ribawiyah Dan Semua Institusinya

LehmanBrothers
Kondisi lain yang juga mengiringi keluarnya Al-Mahdi adalah dimulainya fase kehancuran ekonomi barat yang bercorak kapitalis, dimana sistem ekonomi ribawiah merupakan salah satu pilar penting bagi tegaknya sistem ekonomi ini.
Indikasi yang paling riil adalah problematika ekonomi, sosial dan politik dalam negeri Amerika yang sedang menuju status sekarat.

Hubungannya dengan kemunculan Al-Mahdi adalah bahwa fase kehancuran ekonomi kapitalis ribawiyah ini akan mengawali kehancuran dunia secara umum.

Dapat kita bayangkan jika akhirnya masyarakat seluruh dunia harus kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan pokok karena tidak beroperasinya kembali pabrik-pabrik yang memproduksi seluruh kebutuhan mereka (disebabkan runtuhnya pondasi ekonomi mereka), maka jalan menuju kemiskinan dan kehancuran total telah terbentang di depan mata.
Kondisi ini memiliki hubungan erat dengan masa-masa sulit yang akan dihadapi oleh manusia sebelum kemunculan Dajjal.


(4) Musnahnya Sistem Mata Uang Kertas dan Kembalinya Era Dinar Dirham

dollar
Semakin menambah runyam dan carut-marutnya kondisi manusia saat itu adalah dimulainya masa kehancuran mata uang kertas dan kembalinya manusia kepada mata uang yang sesungguhnya, yaitu dinar dan dirham (emas dan perak).

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa nilai dan harga sebuah mata uang tergantung dengan kredibilitas dan kekuasaan yang dimiliki oleh kepemimpinan sebuah negara.

Ketika sebuah rezim ditumbangkan, lalu rezim penggantinya menyatakan tidak diberlakukannya mata uang kertas rezim sebelumnya, maka dengan sendirinya mata uang kertas tersebut tidak berlaku.
Demikian pula yang kelak akan terjadi pada Amerika dan negara-negara Eropa pada umumnya.

Ketika itu perekonomian mereka hancur dihantam gelombang tsunami moneter dan krisis kepemimpinan yang membuat satu sama lainnya saling berperang untuk berebut kekuasaan.

Faktor lain yang juga mengambil peran cukup besar adalah kehancuran negeri tersebut karena faktor-faktor alam berupa bencana alam dalam skala yang sangat besar.


(5) Kembalinya Manusia Ke Zaman Unta

romawi vs islam
Hal lain yang juga menggambarkan betapa mengerikannya huru-hara dan bencana yang akan menimpa manusia adalah ketika mereka kelak akan kembali ke zaman unta; zaman batu yang jauh dari teknologi modern.
Analisis tentang kembalinya manusia ke zaman unta telah banyak dipaparkan oleh para penulis tentang akhir zaman dengan sudut pandang yang berbeda.
Dasar yang menjadi pijakan asumsi di atas adalah hadits Rasulullah saw tentang perang Malhamatul Kubra  antara pasukan Al-Mahdi dan pasukan Romawi (Amerika dan Eropa) yang sudah tidak lagi menggunakan teknologi modern.


(6) Kehancuran Ekonomi Dunia Di Masa Tiga Tahun Kekeringan

kekeringan
Dengan hancurnya pusat ekonomi dunia, maka secara otomatis dan sistematis akan berimplikasi pada roda ekonomi seluruh dunia. Salah satu logika sederhana dalam kasus ini adalah beredarnya mata uang kertas (mata uang palsu) yang kemudian tidak lagi berfungsi sebagai alat pembayaran akibat hancurnya negara yang mengeluarkan mata uang tersebut.

Dengan kehancuran dollar, maka implikasinya juga akan merembet kepada mata uang-mata uang negara lainnya. Dengan demikian, setiap orang (di negara manapun) yang saat itu masih memegang mata uang kertas tak ubahnya seperti anak-anak yang bermain dengan mata uang kertas mainan, yang tak laku untuk digunakan sebagai alat pembayaran atas barang atau jasa riil yang diinginkannya.

Dalam kondisi seperti itu, pemenuhan kebutuhan manusia hanya akan terjadi dengan cara jual beli yang paling adil; barter! Atau dengan menggunakan mata uang yang memiliki nilai intristik yang adil; emas dan perak.

Dalam kondisi yang benar-benar membuat setiap orang mengalami depresi berat dan stress yang memuncak, saat itulah masa-masa sulit yang terjadi karena suasana alam yang tidak bersahabat akan dimulai.

Peristiwa kemarau panjang dan kekeringan ekstrim selama tiga tahun yang berimbas pada langkanya bahan pangan akan terjadi pada detik-detik menjelang keluarnya Dajjal, yang berarti merupakan kondisi dimana Al-Mahdi baru muncul dan mendeklarasikan kedaulatannya.


(7) Pembunuhan Dan Peperangan Demi Mempertahankan Hidup

Panjangnya masa kehancuran dan kerusakan ekonomi yang merata di setiap negeri, terjadinya instabilitas keamanan, tidak berfungsinya alat-alat negara (para polisi dan aparat) karena mereka sudah tidak lagi mendapatkan gaji dari pemerintah pusat, berhentinya mesin-mesin produksi dan pabrik-pabrik makanan dan minuman, tidak berfungsinya kantor-kantor pemerintahan dan pelayanan masyarakat, rusaknya teknologi tranportasi dan komunikasi dan beragam pemandangan mengerikan lainnya, akan melahirkan satu kengerian baru; berpacunya manusia untuk mempertahankan hidup dengan cara-cara kalap; membunuh dan merampas serta cara-cara brutal lainnya. Orang-orang yang kuat akan memangsa yang lemah dan hukum rimba akan mewarnai setiap kehidupan.

Rasulullah saw bersabda : “Sungguh, menjelang terjadinya Kiamat ada masa-masa harj.” Para sahabat bertanya : “Apakah harj itu ?” Beliau bersabda : “Pembunuhan.” Mereka bertanya : “Apakah lebih banyak jumlahnya dari orang yang kita bunuh? Sesungguhnya kita dalam satu tahun membunuh lebih dari tujuh puluh ribu orang?” Beliau bersabda : “Bukan pembunuhan orang-orang musyrik oleh kalian itu, tetapi pembunuhan dilakukan oleh sebagian kalian terhadap sesamanya. ” Mereka bertanya : “Apakah pada masa itu kami masih berakal?Beliau bersabda .-“Akal kebanyakan manusia zaman itu dicabut, kemudian mereka dipimpin oleh orang-orang yang tak berakal, ke­banyakan manusia menyangka para pemimpin itu mempunyai pegangan, padahal sama sekali tidak demikian. [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
Barangkali saat itulah masa yang dijanjikan Rasulullah saw akan terjadi. Para pemimpin mereka sudah tidak lagi memiliki akal. Perang antar kelompok, aksi saling bunuh dan rampas bukan lagi berdasar pada agama, bahkan akal sehat sekalipun. Apa yang mereka lakukan berangkat dari kondisi mengerikan yang menyebabkan mereka sudah tidak lagi mampu berfikir normal. Tindakan mereka benar-benar kalap, penuh nafsu, tidak rasional, dan akal manusia saat itu sudah benar-benar dicabut saking tidak sanggupnya melihat kondisi yang sama sekali tidak pernah mereka bayangkan.
Wallahu a’lam bish shawab.
»»  READMORE...